Thursday, 09 September 2010
Miliarder Muslim Prancis Bersumpah Membayar Denda Pemakaian Burka PDF Print E-mail
Thursday, 22 July 2010 15:54

“Berapa pun denda akibat pemakaian burka yang ditetapkan pemerintah Prancis, saya yang akan membayar!”

Pemerintah Prancis mendapat kado istimewa di Hari Bastille. Pada perayaan mengenang peristiwa penyerbuan Penjara Bastille tahun 1789 silam, miliarder muslim, Rachid Nekkaz, bersumpah akan membayar dengan kocek pribadi semua denda larangan burka. Pria tampan itu meminta muslimah berburka tak perlu goyah dengan aturan diberlakukannya larangan penuh atas pemakaian burka. “Berapa pun denda akibat pemakaian burka yang ditetapkan pemerintah Prancis, saya yang akan membayar!” demikian kata Nekkaz seperti dikutip dari The First Post.

Pengembang properti 38 tahun ini mengaku sangat geram karena Prancis berlaku diskriminatif terhadap warganya yang mengenakan burka. Di Prancis, terdapat sedikitnya 2.000 muslimah yang mengenakan burka.

Nekkaz lahir di Prancis, orang tuanya berdarah Aljazair. Demi memperjuangkan keyakinannya, ia mendirikan Hands of My Constitution, LSM yang bergerak untuk memperjuangkan pembatalan aturan itu. Sebagai “modal” dasar, ia rela menjual propertinya hingga senilai 1 juta euro (Rp.15.000.000.000.00,-). Subhanallah.

“Satu juta itu angka yang tak sedikit untuk membayar denda yang dikenakan bagi wanita bercadar. Tapi demi melindungi kebebasan seseorang, itu tidak berarti. Dan saya berharap, dengan keputusan ini, para pemegang konstitusi yang memiliki jiwa toleransi beragama akan bergabung, melawan hukum diskriminatif ini. Semoga gagasan Presiden Nicolas Sarkozy itu kembali masuk rak,” kata Nekkaz

SEL

 

 

 

Comments  

 
0 #1 hermi 2010-07-28 23:00
salut buat sang milyarder
Quote
 
 
0 #2 Muhammad hamdani 2010-08-11 02:40
semoga amal baik milyarder membawa manfaat
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Mutiara Hadits