Cahaya Hati
Cahaya Hati
| Si Congkak itu Akhirnya Bersujud + Selengkapnya |
| Hamza Yusuf Hanson: Tuhan Memberi Kesempatan Kedua + Selengkapnya |
Citizen Journalism
| Kapan Islam Masuk Ke Tanah Karo??? Monday, 19 July 2010 | Boyran GintingsStudi mengenai Islam di Tanah Karo adalah sebuah pembahasan yang sangat menarik. Apabila kita membaca sejarah perkembangan Islam di Aceh, maka nampaklah bahwa Islam telah menjadi agama sebagian... + Selengkapnya |
| Kejamnya Teroris, Tak Sekejam Pengedar NarkobaMonday, 21 June 2010 | Salim Syarief MDAkhir-akhir ini topik tentang teroris sedang meroket terkait penggerebekan dan penembakan beberapa orang yang dituduh terlibat teroris. Semua sudut sibuk membahas sepak terjang teroris dan... + Selengkapnya |
| Inggris Memiliki Masjid Berseni Tinggi |
|
|
|
| Sunday, 25 October 2009 20:03 |
![]() Dana pembangunan masjid berasal dari iuran penduduk muslim setempat, terutama di Daneshouse.
Pembangunan masjid yang berada di Habel Street itu mengahabiskan dana sebesar 15 juta dolar selama empat tahun. Dana tersebut berasal dari iuran penduduk muslim setempat, terutama di Daneshouse.
Kapasitas masjid itu pun cukup besar untuk ukuran Inggris, yang tak memiliki banyak masjid megah. Bisa menampung 2.000 jama’ah di dalam ruangan utama masjid, yang terdiri dari tiga lantai.
Fasilitas pendukung lainnya, kamar untuk menampung 500 orang jama’ah perempuan yang ingin menginap bila ada acara, ruang rapat, perpustakaan, ruang serbaguna untuk seminar atau pertemuan sejenisnya, dan kios yang menjual pakaian serta perlengkapan muslim.
![]() Arsitektur ruangan dalam Masjid Jami’ Ghausia dinilai memiliki cita rasa seni sangat tinggi. Ruangan masjid yang megah dihiasi mozaik yang indah, lantainya menggunakan marmer produksi India. Karpet buatan Turki, yang sangat terkenal keindahannya, juga menghiasi setiap lantai yang digunakan untuk shalat. Satu lagi yang menarik, yakni lampu-lampu kristal yang sengaja didatangkan dari Arab Saudi, yang bagitu indah dan terang cahayanya, menyinari masjid dan sekitarnya.
Rencananya, area di sekitar Masjid Jami’ Ghausia juga akan dijadikan sekretariat komunitas muslim dan remaja muslim di Burnley.
Selain digunakan untuk shalat, Masjid Jami’ Ghausia juga akan digunakan sebagai pusat kegiatan keislaman dan sosial yang telah diagendakan selama setahun ke depan. SEL |
| Last Updated on Wednesday, 02 June 2010 14:32 |


















Comments
Silahkan asalkan tulis www.majalah-alkisah.com sebagai sumbernya.
RSS feed for comments to this post.