Friday, 18 May 2012

Share

Bagikan Artikel Ini

"Di tangan kaum Wahabi, wajah Islam yang lembut menjadi penuh kebencian dan caci maki, wajah yang diliputi kasih sayang menjadi penuh dendam dan hujatan…"

Selama ini orang lebih merasakan kerasnya Wahabi dalam praktek-praktek keagamaan. Namun sesungguhnya, secara garis besar, dari manhaj pemikiran  Wahabi, mereka juga memiliki beberapa prinsip keberagamaan yang keras.

Pertama, kembali kepada Al-Kitab dan as-sunnah. Prinsip ini bila dilihat dari lahirnya sungguh sangat mempesona siapa pun yang tidak memiliki pengetahuan terhadap syari’at yang didapat dari para ulama dan imam-imam mujtahid. Namun sayangnya, pada hakikatnya mereka hanya menyeru umat untuk:

Kedua, meninggalkan pendapat jumhur (mayoritas) ulama bahkan ijma' (konsensus) ulama umat Islam. Bila demikian halnya sesungguhnya mereka tidak lain:

Ketiga, memahami Al-Kitab dan as-sunnah hanya berdasarkan pemahaman diri sendiri, yang sudah pasti bersumber dari hawa nafsu. Sehingga dengan prinsip ini mereka selalu berusaha sekuat tenaga untuk:

Keempat, memaksa orang lain hanya mengikuti pemahaman yang mereka miliki karena menganggap hanya pemahaman merekalah yang benar sedangkan yang lain salah, meskipun itu datang dari mayoritas ulama dan imam-imam mujtahid umat Islam. Dan pada akhirnya:

Kelima, menganggap sesat siapa pun yang tidak sepaham dengan mereka bahkan dengan mudah mengkafirkannya.

Di samping itu, ada pula fakta-fakta lain yang juga berbahaya. Antara lain, Syaikh Al-Qanuji dalam kitabnya Ad-Dinul Khalish, jilid pertama, halaman 140, menjelaskan, “Taqlid terhadap madzhab termasuk bagian dari kesyirikan.”

Dengan demikian, berdasarkan pernyataan tersebut, umat Islam saat ini secara keseluruhan adalah kafir, karena mengikuti madzhab yang empat.

Syaikh Ali bin Muhammad bin Sinan dalam kitabnya Al-Majmu` Al-Mufid min `Aqidah At-Tawhid, halaman 55, menyatakan, “Wahai seluruh kaum muslimin, keislaman kalian tidak akan membawa guna, kecuali jika kalian mengumandangkan perang yang membabi buta terhadap thariqah tasawuf hingga lenyap, perangilah mereka sebelum kalian memerangi Yahudi dan Majusi.”

Dalam kitab I`shar  At-Tawhid, Syaikh Nabil Muhammad mengatakan, “Tasawuf, para pengikut thariqah, dan para penduduk negara-negara Islam seperti Mesir, Libya, Maroko, India, Iran, Asia Barat, Syam, Nigeria, Turki, Romawi, Afganistan, Turkistan, Cina, Sudan, Tunisia, dan Al-Jazair adalah orang-orang kafir.”

Syaikh Hassan Al-`Aqqad dalam kitabnya Halaqat Mamnu`ah, halaman 25, menyatakan, “Kafir orang yang membaca shalawat untuk Nabi sebanyak 1.000 kali atau mengucapkan La ilaha illallah sebanyak 1.000 kali.”

Masih banyak fakta berbahaya yang lain (Selengkapnya baca Rehal pada alKisah edisi 04/2011).

MS

 

Comments  

 
+1 #1 Muhammad Farokhin 2011-03-23 10:43
innalillaahi wainnaa ilaiahi roojiuun
kok tega ada orang Islam sekejam itu sesama saudaranya sendiri
Quote
 
 
+4 #2 atim 2011-04-29 14:27
saya tetap pada pendirian ahlu sunnah waljama'ah
yang dianut para habaib
Quote
 
 
+3 #3 atim 2011-04-29 14:29
klo saya ikutin ajaran rasulullah saw
dan ahlu bayt nya
hidup ahlu sunnah waljama'ah
Quote
 
 
+3 #4 zenzen 2011-06-18 09:17
Perangi wahabi, tetap kepada Ahluh Sunah Wal jamaah. tareqot alawiyah, tareqot ahluh sunah wal jamaah, mahzab Imam syafi'i.
Quote
 
 
+1 #5 gus eko 2011-06-20 09:18
Sedih, ada juga saudara yang tega menusuk dari dalam...
Quote
 
 
+1 #6 gus eko 2011-06-20 09:19
Sedih, ada juga saudara yang menusuk dari dalam...
Quote
 
 
+1 #7 Fathul Huda Sufnawan 2011-07-03 13:13
selamatkanlah kami dari mereka amin
Quote
 
 
0 #8 najma 2011-09-27 22:48
Sesungguhnya Allah ta'ala tidak mengabulkan do'a Rasulullah yang ketiga, yaitu disatukannya umat Islam sepeninggal beliau (bisa dilihat di surat Al An'am : 65 beserta tafsir bisa dilihat di tafsir Ibnu Katsir). Hal tersebut merupakan ujian batu dari Allah untuk umat muslim seluruh dunia sejak ditinggalkan oleh Rasulullah apakah mau berpegang teguh kepada Al Qur'an dan Sunnah Rasulullah ataukah mau berpecah-pecah dalam golongan dan hawa nafsu.
Quote
 
 
-1 #9 najma 2011-09-27 22:53
Tanda -tanda terpecahnya umat umat islam telah ada dalam surah Al An'am 65 bisa dilihat tafsirnya di Tafsir Ibnu Katsir. Do'a Rasulullah yang ketiga agar umat islam tidak saling menyakiti tidak dkabulkan oleh Allah. Jika Allah mau maka umat Islam bersatu, tapi Allah hendak melihat manusia yang berpegang teguh pada Al Qur'an dan sunnahnya.
Quote
 
 
-1 #10 wahyudin 2011-12-31 10:26
eh anjing....Syaikh Hassan Al-`Aqqad,lo gak pham ilmu aswaja gonlok...halal hukumnya membunuh orng sprti lo...mazab yg lo pgang ssat lg mnysatkan bnyk orng..wahabi mutlak hukumnya antek2 dr AHMADIYAH,pham neh ilmu hai ANJING2 WAHABI..
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Mutiara Hadits