Friday, 18 May 2012

Share

Bagikan Artikel Ini

Penulis: Imam Al-Hafizh Jalaluddin As-Suyuthi
Penerjemah: Muhammad Al-Mighwar, M.Ag.
Penerbit: Pustaka Hidayah, Bandung, cetakan 1, 1429 H/2008 M
Harga:

 

Diciptakan dari cahaya, malaikat adalah salah satu dari sekian banyak makhluk ciptaan Allah SWT. Berbeda dengan manusia, yang sanggup mematuhi dan sekaligus membangkang segala perintah Allah, malaikat digambarkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an sebagai makhluk “yang tidak mendurhakai Allah atas apa yang diperintahkan kepada mereka, dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” -- QS At-Tahrim (66): 6.

Sesungguhnya alam malaikat penuh dengan segala berita dan rahasa. Dan orang-orang yang beriman tidaklah sah keimanannya sebelum mereka beriman kepada para malaikat-malaikat-Nya.

Walaupun demikian, banyak nash dan riwayat tentang keadaan malaikat itu yang bercampur di dalamnya antara riwayat yang benar dan israiliyyat.

Pernahkah Anda mendengar khabar tentang malaikat maut?

Rasulullah SAW bersabda, “Setiap hari pasti ada malaikat maut yang menyelediki tiga kali dalam setiap rumah. Siapa yang didapatinya sudah cukup rizqinya dan habis ajalnya, dia mencabut nyawanya, sedangkan keluarganya menyambut dengan suara sedih dan tangisan. Malaikat maut memegang kedua kayu pintu, lalu dia berkata, ‘Aku tidak berdosa kepada kalian karena sesungguhnya aku diperintah oleh Allah SWT. Demi Allah, aku tidak makan rizqi kalian, tidak menghabisi umur kalian, dan tidak mengurangi ajal kalian. Sesungguhnya aku benar-benar akan kembali, kemudian kembali, dan kemudian kembali, sehingga aku tidak menyisakan seorang pun dari kalian.”

Imam Al-Hasan berkata, “Demi Allah, kalaulah mereka melihat tempatnya (malaikat maut) dan mendengar ucapannya, pastilah mereka melupakan mayat dan menangisi diri mereka sendiri.”      

 

Add comment


Security code
Refresh

Mutiara Hadits