Friday, 18 May 2012

Share

Bagikan Artikel Ini


Pengarang: Alwi Alatas
Penerbit: PT Magnify Solution, Jakarta Selatan, cetakan pertama, Februari 2011 M
Tebal: 252 halaman
Harga: Rp. 55. 000

 


Belakangan ini kita sering mendengar kasus-kasus orang yang ingin bunuh diri. Ada yang, karena menghadapi utang yang sangat besar, memutuskan untuk bunuh diri. Karena putus asa dengan persoalan hidupnya, hendak bunuh diri, dengan cara memotong urat nadi. Bahkan ada marbot masjid yang, hanya karena alasan sedih setelah putus dari pacar, memutuskan hendak bunuh diri, dengan cara melompat dari menara masjid yang sangat tinggi.

Banyak manusia yang tidak siap menghadapi problem dan kesulitan hidup, sehingga saat mendapat masalah ia mengeluh. Jika masalah yang dihadapinya terlalu besar, ada di antara mereka yang merasa putus asa dan bahkan memutuskan untuk bunuh diri. Ia mengira, dengan bunuh diri masalahanya akan selesai. Padahal keputusan dan tindakannya itu justru membuat masalahnya lebih besar lagi dalam kehidupan setelah mati.

Mengapa tak siap menghadapi kesulitan, sementara ia merupakan bagian yang tak terpisahkan dari hidup ini?

"Sekiranya tidak ada rasa sakit, kesenangan tak akan dapat dipahami," kata Said Nursi, salah seorang tokoh motivator.

Ketika telah memahami apa sesungguhnya yang ada di balik problem dan kesulitan hidup, kita tak akan mengeluh, apalagi sampai putus asa. Kita akan mengatasinya dengan penuh kesabaran, bahkan kita akan menghadapinya dengan senyuman.

 

Comments  

 
0 #1 miftahuddin 2011-10-07 10:53
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Mutiara Hadits